Jenis Eskrim Tradisional Indonesia yang Kaya akan Rasa dan Budaya


Eskrim tradisional Indonesia memang tidak hanya kaya akan rasa, tetapi juga kaya akan budaya. Jenis eskrim tradisional Indonesia mempunyai keunikan tersendiri yang tidak bisa ditemui di negara lain.

Salah satu jenis eskrim tradisional Indonesia yang terkenal adalah eskrim cendol. Eskrim cendol merupakan eskrim yang terbuat dari santan, gula merah, dan tepung beras yang diberi taburan cendol. Menurut pakar kuliner, Budi Setiawan, eskrim cendol memiliki rasa yang khas dan manis, cocok untuk menghilangkan dahaga di cuaca panas.

Selain eskrim cendol, ada juga eskrim tape. Eskrim tape terbuat dari tape singkong yang diolah dengan cara dijemur terlebih dahulu. Eskrim tape memiliki rasa yang unik dan tekstur yang kenyal, membuatnya menjadi favorit bagi pecinta eskrim tradisional. Menurut peneliti kuliner, Ani Wijayanti, eskrim tape merupakan salah satu warisan kuliner Indonesia yang patut dilestarikan.

Tak ketinggalan, eskrim putu juga menjadi salah satu jenis eskrim tradisional Indonesia yang diminati banyak orang. Eskrim putu terbuat dari tepung beras dan gula merah yang dibungkus daun pisang. Eskrim ini memiliki cita rasa yang lezat dan tekstur yang lembut. Menurut tokoh budaya, Siti Nurhayati, eskrim putu merupakan simbol dari keanekaragaman budaya Indonesia yang perlu dijaga kelestariannya.

Dari ketiga jenis eskrim tradisional Indonesia tersebut, kita bisa melihat betapa kaya akan rasa dan budaya eskrim tradisional Indonesia ini. Maka dari itu, marilah kita lestarikan dan terus promosikan warisan kuliner Indonesia ini untuk generasi mendatang. Semoga eskrim tradisional Indonesia tetap menjadi kebanggaan kita.